KOMUNIKASI VIRTUAL
Komunikasi adalah hubungan (percakapan) antara seseorang dengan orang lain baik itu individu maupun sekelompok orang, sedangkan virtual berarti maya. Jadi komunikasi virtual adalah komunikasi yang dipahami sebagai virtual reality pada ruang lingkup “dunia maya” dengan menggunakan media internet yang bersifat interaktif atau dengan kata lain suatu cara berkomunikasi dimana proses penyampaian dan penerimaan pesan dengan menggunakan (melalui) “cyberspace” atau ruang maya yang bersifat interaktif. Artinya suatu proses komunikasi yang membolehkan seseorang berinteraksi dengan orang lain tetapi sebenarnya mereka tidak nyata (maya) atau tidak berada di tempat tersebut.
Komunikasi virtual ( virtual comunication ) tersebut yang dipahami sebagai reality sering disalahpahami sebagai “alam maya“ padahal keberadaan sistem elektronik itu sendiri adalah konkrit dimana komunikasi virtual sebenarnya dilakukan dengan cara representasi informasi digital yang bersifat diskrit, dimana komunikasi virtual merupakan satu sistem yang mensimulasikan alam nyata (reality) yang ditayang dalam bentuk image dalam komputer seperti dunia nyata.
Ciri-ciri komunikasi bermedia internet pada proses penggunaannya dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Aktivitas dan proses komunikasi bermedia internet meliputi :
a. Menciptakan pengertian dengan menulis ”surat ” melalui email, menuliskan kata-kata pada waktu yang sama dalam komunitas chatting, serta menciptakan websites melalui penciptaan file multi media.
b. Menyebarkan pengertian melalui komunikasi point to point (email) dan komunikasi point to multi point atau (IRC, websites)
c. Merasakan arti dalam teks dan multi media pada websites, email dan IRC.d. Berpartisipasi dalam forum untuk berkomunikasi yang merupakan awal penjelajahan karakteristik komunitas seperti tujuan bersama, norma-norma dan tradisi.
2. Level dan konteks komunikasi bermedia internet.
Pada level individual, pengguna menggunakan internet tools untuk mencari dan menerima informasi serta berkomunikasi dengan pengguna lain. Elektronik mail adalah fasilitas yang paling banyak digunakan dalam level ini.Tingkatan diatasnya yaitu level group communication, electronic mail masih digunakan dalam bentuk listserver atau mailinglist serta pengguna IRC. Tingkatan komunikasi massa adalah fasilitas broadcast online yaitu websites identik dengan komunikasi dilevel ini.
3. Persfektif Lintas Budaya
Komunikasi menggunakan internet berdasarkan literaturnya terbagi menjadi tiga jenis komunikasi yaitu :
a. Asynchronous communication, merupakan komunikasi melalui media internet dengan pengirim dan penyampai pesan dalam berinteraksi tidak berada pada kedudukan tempat dan waktu yang sama, namun pesan tetap sampai pada tujuan/sasaran ( penerima ).
b. Synchronous communication, merupakan komunikasi melaui internet dengan interaksi yang bersamaan waktunya.
c. On Line Broadcast communication, merupakan istilah komunikasi yang dilakukan melalui fasilitas web. Perbedaan komunikasi bermedia internet dengan tipe komunikasi lainnya adalah komunikasi online bersifat tidak tetap dan sesaat serta fleksibel artinya secara mudah dapat berinteraksi dengan user lain pada waktu tertentu, kemudian pada lain waktu tidak pernah berhubungan lagi. Sedangkan tipe komunikasi selain online adalah memerlukan pertemuan dan kehadiran secara fisik, yang memungkinkan terjadinya perjumpaan.
4. Sebagai media komunikasi interaktif
Internet sebagai media interaktif memiliki terminologi karakter internet sebagai komunikasi interaktif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
a. Orang yang terlibat dapat berinteraksi secara leluasa.
b. Umpan balik bisa diketahui secara cepat atau sinkronis.
c. Penyampaian pesan dilakukan secara verbal, tulisan, gambar, suara atau gabungan dari semua itu.
d. Menggunakan media interaktif.
5. Membentuk kode komunikasi baru.
Pemakaian fasilitas dalam internet yang tidak melibatkan adanya perjumpaan maka unsur pesan non verbal baik secara fisik maupun ucapan tidak bisa diketahui. Untuk mengatasi hal tersebut muncul istilah emoticons atau smiley sebagai sarana pengganti pesan non verbal. Salah satu contohnya adalah Email yang merupakan salah satu bentuk komunikasi yang paling menonjol dalam internet dengan memberi ruang kepada pengguna untuk berhubungan dengan siapa saja diseluruh dunia berasaskan asas nyata
Ada 3 jenis komunikasi virtual dan akan dipaparkan konsep, kekurangan dan kelebihan masing-masing :
Email (electronic mail) merupakan suatu proses dan cara pengiriman pesan atau gambar melalui internet. Pada dasarnya email sama dengan surat biasa (snail mail) yang harus melewati beberapa kantor pos sebelum sampai ke tujuannya. Dalam beberapa hal email memang meniru snail mail, meskipun jelas email memiliki banyak kelebihan lain
Unsur-unsur komunikasi dalam proses komunikasi electronic mail :
1. Sender (pengirim), orang yang mengirim pesan
2. Encoder transfer agent, komponen yang menerjemahkan pesan dalam symbol bahasa protocol internet
3. On line medium, fasilitas electronic mail dalam internet sebagai media pengirim dan penyampai pesan dalam dunia mayantara yang bersifat on line
4. Decoder Transfer Agent, komponen yang menerjemahkan simbol-simbol bahasa mesin (data grams) ke dalam bentuk teks, grafis, audio dan video
5. Tehnical Chaser, gangguan/noise dalam bentuk putus hubungan/connection failed atau server down/hambatan bersifat teknis.
6. Recipient, penerima pesan e-mail yang dapat berganti peran menjadi komunikator pengirim pesan.
7. Message reply, balasan e-mail dari recipient yang telah berganti peran menjadi pengirim pesan
8. Personal Chaser, hambatan dalam persepsi terhadap pesan, pengetahuan operasional e-mail dan penguasaan keterbacaan dan diksi kata.
9. Recipient Message, message reply yang diterima oleh sender yang beralih peran menjadi recipient
10. Switching role, alih peran dari sender menjadi recipient ataupun recipient menjadi sender
11. Needs dan motivation, kebutuhan dan motivasi untuk berinterkasi dalam bentuk berkorespondensi pada pengirim dan penerima pesan
Karakteristik Email antara lain :
1. Merupakan bentuk komunikasi asinkronisasi, yaitu pengirim dan penerima pesan tidak berada pada tempat dan waktu yang bersamaan.
2. Komunikasi bersifat terbuka.
3. Isi pesan cenderung tidak penting.
4. Bahasa yang digunakan cenderung bersifat formal.
5. Tidak ada sumber pesan.
6. Feedback langsung dikirim oleh penerima pesan namun pesannya tidak dapat langsung diterima, jika penerima pesan tidak sedang online.
7. Dapat terjadi kesalahan persepsi dan pemberian makna pada pesan yang diterimanya.
9. Daya abstraksi yaitu penyesuaian kata dengan melihat situasi, kondisi dan etika.
10. Dalam proses komunikasi didorong oleh motivasi dan kebutuhan untuk mengekspresikan dan mengeksistensikan diri melalui penerimaan dan pengiriman pesan.
11. Biasanya pengirim dan penerima pesan telah saling kenal atau memilki kepentingan tertentu kepada penerima pesan.
12. Faktor-faktor yang mesti diperhitungkan antara lain dari segi mekanis, contohnya Urgensi pesan, motivasi, needs untuk membalas pesan.
Kelebihan Email ialah Praktis, artinya sender bisa mengirimkan pesan dengan cepat kapan saja melalui internet.
Kelemahan Email ada beberapa, diantaranya :
1. proses komunikasi antara pengirim dan penerima pesan melalui e-mail cenderung bersifat terbuka dan tidak tertutup.
2. Berkaitan dengan pesan yang dikirimkan, karena berbentuk surat, maka alur bahasa yang digunakan bersifat formal dan berbatas pada penggunaan kata-kata dalam huruf-huruf
3. Isi pesan dalam e-mail cenderung tidak memiliki makna yang penting (urgent),
4. Ketidaktepatan waktu sampainya pesan.
5. Feedback bisa tertunda
6. Hambatan mekanis internet yang berupa disconnect atau server down
Layanan email sendiri terbagi menjadi 3, yaitu :
-
- POP MAIL
Email jenis ini sama dengan email yang diterima dari ISP (connect internet dari rumah).
Kelebihan : Kemampuannya untuk dibaca secara offline (tidak connect ke internet).Untuk mengecek email, kita perlu connect ke server pop mail lalu mendownload seluruh email yang ada. Setelah itu kita bisa disconnect dengan internet dan membaca email. Kita harus memakai program client mail seperti Eudora atau Outlook Express.
Kekurangan : Kita tidak bisa mengecek email dari sembarang tempat.
-
- WEB BASED MAIL
Merupakan email yang ditawarkan oleh berbagai situs situs yang melayani email jenis ini seperti Yahoo!, Hotmail, dll.
Kelebihan : Kita bisa mengecek email dimana saja dan browser apa saja.
Kekurangan : Untuk mengecek email kita harus selalu connect dengan internet.
-
- EMAIL FORWARDING
Email jenis ini akan terasa manfaatnya bagi kita yang belum menemukan layanan email yang cocok atau sering ganti-ganti. Pada prinsipnya, email forwarding merupakan layanan email yang meneruskan email yang dikirim kepadanya ke account email kita yang lain.
Kelebihan : Kita bisa menyembunyikan alamat email kita sebenarnya
Kekurangan : Karena bersifat sebagai perantara, email tersebut akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk ke tempat kita.
- CHATTING
Kegiatan orang-orang yang sedang melakukan pengiriman pesan dan balasannya melalui program pengiriman pesan instan melalui internet.
Unsur komunikasi dalam proses komunikasi fasilitas Irc :
1. Communicator, pengirim pesan dalam bentuk teks
2. Teks word message, pesan yang disampaikan dalam bentuk teks
3. Encoder transfer agent, perubahan pesan dalam kata-kata tertulis teks ke dalam data grams
4. On line channel location, media yang digunakan sebagai penyampai pesan dalam kondisi on line pada lokasi tempat tertentu.
5. Tehnical chaser, hambatan teknis yang Menyebabkan terjadinya disconnection
6. Decoder transfer agent, pengubah datagrams ke dalam bentuk kata-kata tertulis/teks
7. Communicant, penerima pesan yang dapat berubah pesan pesan menjadi pengirim pesan (komunikator)
8. Switching Role, perubahan peran dari komunikator menjadi komunikan dan sebaliknya.
9. Chaser, hambatan dalam komunikasi secara on line seperti persepsi, emosi dan sebagainya
10. Text words message response, respon komunikan dalam bentuk teks
Karakteristik Internet Relay Chat, antara lain :
1. Merupakan bentuk komunikasi sikronis, yaitu pengirim dan penerima pesan berada pada waktu yang sama dalam aktivitas komunikasinya.
2. Pengirim pesan dan penerima pesan masing-masing berada pada kondisi online.
3. Merupakan komunikasi interaktif, dimana pengirim dan penerima pesan dapat bertukar pesan secara bergantian dengan cepat.
4. Biasanya hubungna antara komunikator dengan komunikan tidak saling mengenal.
5. Komunikasi tertutup, karena tidak didukung oleh kontak fisik dan hanya bersifat maya komunikasinya.
6. Bahasa yang digunakan menarik dan diksi sehingga lebih meningkatkan keakraban pada para peserta komunikasi.
7. Pesan yang disampaikan bersifat personal namun tidak ada privacy antar peserta komunikasi.
8. Komunikasi yang terjadi tidak hanya person-person tapi bisa juga person dengan beberapa person atau person kekelompok.
9. Tingkat kepercayaan yang dibangun antara komunikator dan komunikan relative rendah.
10. Kontinyuitas dipengaruhi oleh motivasi, keingintahuan, dan suasana emosional masing-masing person.
11. Komunikator tidak hanya dapat mengirimkan pesan kepada 1 orang tapi bisa dengan banyak orang nyang berbeda tempat atau channel dengan waktu yang bersamaan.
12. Hambatan teknis berupa disconnect atau server down..
13. Pemaknaan pesan tergantung dari persepsi, keterbacaan dan diksi dari sang penerima pesan.
14. Feedback sebagai tanggapan awal dalam komunikasi dan kelanjutan komunikasi yaitu dengan umpan balik yang berulang-ulang dan timbal balik antara keduanya.
KELEBIHAN CHAT antara lain
1. Bisa berinteraksi dengan teman, famili atau pun rekan bisnis yang ada di luar negeri.
2. Dapat menambah teman, bertukar informasi pekerjaan atau mencari lowongan, mendapat rekan bisnis atau bahkan jodoh.
3. Tidak ada batasan untuk berinteraksi dengan siapapun di manapun dia berada, dan
4. Dapat berbicara atau menulis apa saja seperti tidak ada jarak yang membatasinya.
5. Feedback di sini merupakan “direct feed back synchronous”.
KELEMAHAN CHAT antara lain :
1. makna kata-kata atau tulisan dalam layar IRc bisa dipersepsikan berbeda ( tidak selalu dimengerti oleh penerima pesan )
2. Bahasa, pengetahuan semantik, budaya, etika dan sebagainya menjadi kendala dalam melakukan interaksi melalui IRc
3. hambatan teknis berupa disconnect ataupun server down, yang tidak memungkinkan komputer yang digunakan terkoneksi dalam jaringan internet.
5. komunikasi menjadi tertutup tanpa ada kejelasan untuk mengenal pribadi masing-masing person pengguna
Layanan chatting adalah bentuk komunikasi yang membebaskan penggunanya untuk berhubungan dengan pengguna lain yang sedang online, contohnya Yahoo! Messenger atau mIRC.
Kelebihan : Jangkauan luas sehingga bisa bebas memilih pasangan atau pengguna yang lain.
Kekurangan : Hanya bisa dilakukan oleh sesama pengguna yang sedang online.
- WEB HOSTING
Web adalah tempat (wadah) dimana seseorang, sekelompok orang, ataupun institusi bisa memberikan informasi secara on-line tanpa batas dalam dunia virtual.
Informasi dalam web secara umum dapat dikategorikan menjadi 3 macam, yaitu:
1. Informasi yang bersifat umum ( berita on line, info pelayanan umum dan sebagainya)
2. Informasi khusus (web dengan isi informasi tentang suatu lembaga, atau informasi dalam berbagai kategori )
3. Informasi komersial
Sedangkan jenis web sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu :
1. official web (web resmi ; biasanya web milik lembaga yang sah dan memiliki otoritas terhadap web bersangkutan)
2. unofficial web (web tidak resmi ; dimiliki dan dikelola secara personal).
Unsur komunikasi dalam proses komunikasi web browser
1. Informations / message source, sumber informasi sebagai pembuat dan menguasai informasi dalam web sites
2. Deliverer informations / message, komponen yang melakukan eksposure atau melakukan pengiriman pesan informasi melalui web sites.
3. Encoder transfer agent, pengubah teks, grafik, audio dan citra bergerak ke dalam format HTML dan meneruskannya menjadi data grams yang menyebar melalui rute TCP.
4. On line medium, Jaringan internet dengan fasilitas web browser.
5. Connecting, terhubunganya page / halaman dalam komputer user (active communicant) dengan sites yang diinginkan yang dipublish oleh deliverer informations / message.
6. Decoder transfer agent, pengubahan datagrams menjadi format HTML.
7. Request, permintaan pencarian situs yang memiliki informasi yang diinginkan /dibutuhkan active communicant
8. Active communicant, penerima pesan dari informasi dalam web, yaitu komunikan aktif yang melakukan pencarian informasi dalam internet.
9. Direct feedback, umpan balik langsung dalam komunikasi melalui web browser melalui e-mail.
10. Message feedback, pesan umpan balik dalam bentuk e-mail yang dikirimkan oleh active communicant dalam bentuk e-mail.
11. Receivered message, penerimaan message feedback (deliverer informations/message atau informations/ message source) melalui e-mail.
12. Informations/message source reply, balasan message feedback melalui mekanisme e-mail.
13. Asynchronous, penerimaan pesan oleh active communicant maupun penerimaan pesan oleh informations/message source secara asinkronis.
14. Motivation, motif active communicant untuk menggunakan web sebagai sumber informasi.
15. Needs, kebutuhan active communicant tentang informasi dalam web.
16. Accidentally, ketidak sengajaan active communicant memasuki web tertentu yang membuatnya tertarik untuk melakukan surfing di dalamnya.
Karakteristik Websites, antara lain :
1. Informasi dalam website ditujukan kepada khalayak umum (Unversal) dan selalu diperbaharui tiap periode.
2. Feed back yang disampaikan kepada information adalah direct feedback yang bersifat asinkronis yang juga bersifat delayed.
3. Komunikan bersifat heterogen, tersebar diberbagai tempat, tidak saling kenal, bersifat missal, dan tak terbatasa jarak.
4. Komunikan aktif melakukan pencarian secara mandiri atau melalui pilihan yang telah tersedia terhadap informasi yang diinginkan atau dibutuhkan.
5. Interaktif website terdiri dari 2 karakteristik, antara lain interaktif request dan interaktif feedback.
6. Bentuk pesan berupa teks, grafis, symbol,, citra bergerak dan suara dalam format hyper text markup language.
7. Hambatan yang terjadi bisa berupa bahasa dari web domain luar negri, dari segi mekanis seperti server down, disconnect, atau connecting failed.
8. Terkadang terjadi ketidakcocokan permintaan user melalui fasilitas query, akibat ketidaktepatan penulisan keywords atau kata kunci.
Kelebihan web : bisa mencari informasi apa saja tanpa batas.
Kelemahan web : terkadang digunakan untuk hal-hal yang tidak baik seperti membuka situs porno.
Layanan jasa penyewaan tempat di internet yang memungkinkan perorangan atau organisasi menampilkan layanan jasa/produknya di web/situs internet.
Kelebihan : Sebagai layanan promosi, menyebarkan informasi atau sekedar untuk mencurahkan hati (berbasis blog) dan prosesnya cepat.
Jika model-model komunikasi virtual (email.chatting,web) dibandingkan dengan model komunikasi klasik, berikut penjabarannya :
· Pada model komunikasi virtual keterampilan pengguna sangat diperlukan, beda dengan media klasik yang lebih sederhana sehingga tidak perlu keterampilan khusus dalam penggunaannya.
· Komunikasi virtual dalam segi pengiriman, penerimaan dan feedback pesan lebih cepat karena didukung dengan teknologi yang modern dibandingkan dengan model klasik yang masih terbatas pada dimensi ruang dan waktu.
KOMUNITAS VIRTUAL vs KOMUNITAS (dalam konteks sosiologi)
Komunitas dalam konteks sosiologi
Seperti kita tahu, manusia adalah makhluk sosial sehingga selalu berinteraksi dengan manusia lain. Komunitas yang terjalin itu terbentuk karena adanya kesamaan antar anggota bisa berupa tempat tinggal,profesi atau pendidikan.
Dalam konteks sosiologis, komunitas lebih mendekati pengertian sebagai satu kesatuan dalam lingkup kemasyarakatan atau dalam lingkup sosial. Dunianya real bukan maya. Interaksi yang terjadi dalam konteks ini pada umumnya secara langsung dengan kata lain antara komunikator dengan komunikan saling mengenal atau pernah bertatap muka.
Sosiologis berasal dari bahasa yunani yaitu Socius yang artinya adalah kawan dan logos yang artinya adalah kata atau berbicara. Sehingga sosiologis dapat dikatakan berbicara mengenai masyarakat.
Komunitas dalam konteks sosiologis dapat dilihat dari hubungan antar manusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat tersebut. Komunikasi tidak bersifat maya, tetapi bersifat langsung atau face to face.
Komunitas Virtual
Kemajuan teknologi telah mengantarkan manusia untuk menciptakan bentuk baru dalam berinteraksi dan bersosialisasi. Yahoo! Messenger, IRC, Mailing List, Online Forum, Weblog dan Friendster adalah contoh dari komunitas virtual yang dibentuk masyarakat modern saat ini.
Pada dasarnya kedua komunitas ini sama, yang membedakan adalah kehendak pertemuannya. Dalam komunitas (dalam konteks sosiologi) menghendaki interaksi yang terjalin secara fisik artinya bertemu atau bertatap muka. Sedangkan dalam komunitas virtual, pertemuan atau interaksii secara fisik tidak begitu diperhatikan.
Saling berinteraksinya para netter di dunia siber pada kenyataannya, disadari maupun tidak, membentuk sebuah komunitas baru yakni komunitas virtual (virtual community). Anggota dari komunitas ini tentu saling berinterakasi dan berkomunikasi; dan pada akhirnya dari interaksi inilah muncul sebuah kebudayaan siber atau cyber culture.
Dalam dunia siber, sistem norma bisa dilihat dari aturan yang tidak tertulis bahwa ketika memasuki chat room, para netter selalu memulai perbincangan mereka dengan menuliskan a/s/l yang merupakan singkatan dari age (umur), sex (jenis kelamin), dan location (tempat tinggal).
Interaksi dalam dunia virtual tidak langsung atau tidak saling bertatap muka. Seseorang bisa berinteraksi dengan siapa saja tanpa diketahui siapa komunikator maupun komunikan-nya. Pada prinsipnya komunitas virtual merupakan sebuah forum dimana para anggotanya saling bebas berhubungan dengan mengeluarkan pendapat.
Komunitas virtual terjadi karena adanya kesamaan hobi atau ketertarikan terhadap sesuatu hal, sehingga membuat mereka ingin kembali pada komunitas ini. Yang terjadi di dalam komunitas virtual adalah sebuah mekanisme pembelajaran (knowledge sharing) karena masing-masing anggotanya berkomunikasi mengenai hal-hal tertentu. Komunitas maya bisa berupa mailing list, newsgroup, makcomblang, bulletin board.
KONSEP MODEL KOMUNIKASI KLASIK
Aristoteles
Menggunakan model retoris (rhetorical model). Inti dari model komunikasi ini adalah persuasif, yaitu komunikasi yang terjadi ketika seorang pembicara menyampaikan pembicaraanya kepada khalayak dalam upaya mengubah sikap (pendirian) mereka.
Aristoteles mengemukakan 3 unsur dasar komunikasi yaitu :
1. Pembicara (speaker)
2. Pesan (message)
3. Pendengar (listener)
Kelebihan model ini adalah dapat merangsang pertanyaan penting
Kelemahan model ini antara lain : - komunikasi dianggap sebagai fenomena statis.
- tidak dibahasnya aspek-aspek non verbal dalam persuasi.
Harold Lasswell
Model Lasswell sering diterapkan dalam komunkasi massa. Model tersebut mengisyaratkan bahwa lebih satu saluran dapat membawa pesan.
Unsur dalam model ini antara lain :
1. Sumber (who) merangsang pertanyaan mengani pengendalian pesan
2. Pesan (say what) merupakan bahan untuk analisis isi. saluran komunikasi (in which channel) dikaji dalam analisis media.
3. penerima (to whom) dikaitkan dengan analisis khalayak.
4. pengaruh (with what effect) jelas berhubungan dengan studi mengenai akibat yang ditimbulakan pesan komunikasi masssa pada khalayak pembaca, pendengar dan pemirsa.
Kelemahan model ini dianggap terlalu menyederhanakan masalah,
Kelebihan model ini memfokuskan perhatian pada aspek-aspek yang penting komunikasi
Shannon & Weaver
Salah satu model komunikasi yang dikemukakan Calude Shannon dan Weaver pada tahun 1949 dalam bukunya The mathematical theory of communication. Model yang sering disebut model matematis atau model teori informasi itu mungkin adalah model yang pengaruhnya paling kuat atas model dan teori komunikasi lainnya.
Perbedaan internet dengan media klasik dalam penggunaannya :
|
KLASIK |
VIRTUAL |
|
1. pengguna bersifat pasif |
1. pengguna bersifat aktif |
|
2. konteks komunikasinya lebih bersifat individual |
2. konteks komunikasi massa tetapi juga membentuk komunikasi personal dalam jumlah banyak |
|
3. feedback seringkali tertunda |
3. feedback jauh lebih cepat |
|
4. pengiriman pesan menggunakan berbagai bentuk, seperti teks, grafis, video, dan suara |
4. pengiriman pesan menggunakan berbagai bentuk, seperti teks, grafis, video, dan suara |
|
5. komunikator dan komunikan biasanya merupakan 1 bangsa, bahasa, ras, dan budaya |
5. antara komunikator dan komunikan saling berbeda bahasa,budaya, ras dan bangsa. |
Konsep, unsur dan model komunikasi klasik
Konsep model komunikasi klasik dipelopori oleh beberapa ilmuwan. Salah satunya adalah Aristoteles. Inti model komunikasi yang dicetuskan oleh Aristoteles ini adalah persuasi. Dimana memiliki pengertian yaitu komunikasi yang terjadi ketika seorang pembicara menyampaikan pembicaraannya kepada khalayak dalam upaya mengubah sikap mereka. Komunikasi model klasik ini terdiri dari 3 unsur, antara lain pembicara, pesan dan pendengar.
Salah satu kelemahan model ini adalah bahwa komunikasi dianggap sebagai fenomena statis. Seorang berbicara pesannya berjalan pada khalayak dan khalayak mendengarkan tahap-tahap dalam peristiwa ini berurutan alih-alih terjadi secara simultan. Selain itu juga model ini tidak dibahas aspek-aspek nonverbal dalam persuasi.
Model komunikasi menurut Lasswel Model Lasswell yaitu menggambarkan komunikasi dan fungsi-fungsi yang diembannya dalam masyarakat. Model komunikasi Lasswel sering diterapkan dalam komuniaksi massa. Model tersebut mengisyaratkan bahwa lebih satu saluran dapat membawa pesan. Unsure sumber (who) merangsang pertanyaan mengani pengendalian pesan sedangkan unsur pesan (say what) merupakan bahan untuk analisis isi. saluran komunikasi (in which channel) dikaji dalam analisis media. Unsur peneriam (to whom) dikaitkan dengan analisis khalayak. Sementara unsure pengaruh (with what effect) jelas berhubungan dengan studi mengenai akibat yang ditimbulkan pesan komunikasi massa pada khalayak pembaca, pendengar dan pemirsa.
Perbedaan antara komunikasi klasik dengan model komunikasi virtual, antara lain :
- Model Komunikasi Klasik
- Komunikan bersifat pasif, yaitu menerima segala informasi yang diberikan.
- Komunikasi personal dan massa.
- Komunikasi bersifat langsung atau face to face.
- Bentuk pesan berupa teks, grafis, video dan suara.
- Feedback tidak langsung.
- Biasanya komunikator dan komunikan berasala dari satu bangsa atau ras atau golongan.
- Model Komunikasi Virtual
- Komunikan bersifat aktif, yaitu berusaha mencari atau menggali informasi sesuia dengnan kebutuhan atau keinginan kita.
- Komunikasi massa tetapi juga membentuk komunikasi personal.
- Feedback lebih cepat walaupun masih ada sedikit penundaan.
- Bentuk pesan berupa teks, grafis, video dan suara.
- Komunikasi bersifat tidak langsung atau virtual (maya).
- Biasanya komunikator dan komunikan berasal dari bangsa, ras, atau golongan yang berbeda.
Jika “guwe” mendapatkan bantuan dana yang sangat besar untuk membantu mengentaskan GAPTEK anak-anak yang ada didaerah Balikpapan. Maka program yang akan “guwe” wujudkan buat ngebantu mereka? … Ssssst…
“guwe” rasa simple aja, ‘kan tidak harus selalu bisa “bermain” internet biar ga’ dianggap “gaptek” minimal dia mampu mengoperasikan program-program sederhana yang lebih bermanfaat bagi mereka seperti : bisa mengetik dan membuat naskah surat dengan “word processing”, atau bisa membuat tabel perhitungan dengan “spreadsheet”, dll. Hal itu dapat diwujudkan dengan bantuan dan kerjasama berbagai pihak khususnya orang tua, pendidik (guru) dan juga pemerintah selaku pihak yang sangat sentral (penting) peranannya, karena dengan kewenangannya dapat memerintahkan kepada pihak terkait khususnya Dinas Pendidikan Kota untuk membuat suatu kurikulum khusus mengenai pendidikan dasar “komputer” terutama dunia pendidikan baik itu pendidikan sekolah dan pendidikan luar sekolah. Dan di sini peran “guwe”selaku seorang “milyuner” dapat menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota untuk mencoba memberi kursus gratis kepada pada anak usia sekolah terutama bagi mereka yang tidak mampu maupun anak yang putus sekolah, agar minimal mereka sedikit faham akan dunia IT khususnya dunia “komputer”. “guwe” rasa udahan… “guwe” cape’ mikir ne… trims.. wassalaam…
emmm banyak bangen istilah yang gak pada aku ngerti
Oleh: riko on 1 September, 2008
at 4:30 AM
ama bung.. gw jga ga’ ada yg paham.. abis gw cuma ngopi ma ngeteh aja sih.. (aslinya sih, padahal nyulik dari internet.. he2x).
Oleh: satria123 on 27 Februari, 2009
at 9:35 PM
Maaf, boleh tau ngga sumbernya (daftar pustaka) dari mana?
soalnya lagi perlu ni..
mohon bantuannya ya.. trims.
Oleh: rena on 27 Juli, 2009
at 3:38 PM
hehe2x.. soir bos.. waktu itu aq lupa nyatetx.. biasalah udah jdi calon kakek.. ibarat kyak nasi campoer.. klo udah ktemu campoeran enakx lupa nanya resepx.. hehhee2x..
Oleh: satria123 on 4 Agustus, 2009
at 1:54 AM